MOLINAS DAN JEBAKAN RIBA: KETIKA NEGARA MENGUNDURKAN DIRI
OPINI Oleh: Qitfirul Azizah Pencerah Idiologis Muslimahkaffahmedia.eu.org- Peluncuran Motor Listrik Nasional digaungkan sebagai langkah besar menuju kemandirian energi. Sayangnya, di balik euforia tersebut terselip fakta: dominasi modal asing-swasta, ketergantungan impor komponen, dan rakyat yang akhirnya hanya disodori opsi pembiayaan berbunga. KEMERIAHAN LISTRIK DI TENGAH PROBLEM STRUKTURAL Pada tanggal 13 Agustus 2026, dari pabrik ALVA di Bekasi, Presiden Prabowo memperkenalkan "Molinas" - Motor Listrik Nasional. Hal ini disebut sebagai "pengubah permainan" [Siaran Pers Presiden RI, 13 Agustus 2026]. Tak lama setelah itu muncul wacana produksi massal Mobil Listrik Nasional pada 2028 dengan pusat industri di Subang [ InvestorTrust.id , 2026]. Kedengarannya menjanjikan, energi bersih, industri mandiri, dan Indonesia berdikari. Tetapi mari kita tanya: siapa pemodalnya? Siapa penguasa pasarnya? Selanjutnya, siapa yang disuruh membayar? Realitanya, proyek ini diger...