Postingan

Featured Post

Tahun Ajaran Baru Serba Susah, Gambaran Pendidikan dalam Kapitalisme

Gambar
OPINI Oleh Ani Prihatini, S.Hum.I Aktifis Muslimah dan Pegiat Literasi Muslimahkaffahmedia.eu.org- Tahun ajaran baru sudah di depan mata. Setiap orang tua yang memiliki anak usia sekolah pasti memiliki kekhawatiran tersendiri. Baik mengenai biaya pendidikan yang perlu dipersiapkan, hingga sekolah mana yang harus dipilih menjadi sekolah yang baik dengan biaya yang murah. Terutama untuk jenjang sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas. Untuk biaya keperluan belajar di sekolah pun setiap tahun selalu mengalami kenaikan harga dan diperkirakan akan terus naik hingga masa pendaftaran siswa baru selesai. Hal ini semakin membuat sesak para orang tua yang dalam kondisi ekonomi seperti sekarang ini, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sudah sulit, apalagi ditambah dengan biaya pembelian perlengkapan sekolah anak yang semakin mahal, terutama seragam sekolah. Hingga kini, masih banyak seragam sekolah yang pengadaannya dipegang oleh pihak sekolah, sehingga harganya bisa lebih mahal ...

‎Polemik Koperasi Desa Merah Putih di Tengah Krisis Pendidikan

Gambar
OPINI ‎ ‎Oleh Yuniyati  ‎Aktivis Muslimah  ‎ Muslimahkaffahmedia.eu.org -‎Setelah Program Makan Bergizi Gratis, kini program Koperasi Desa Merah Putih juga menuai polemik di masyarakat. Di tengah krisis, pemerintah melaksanakan program 80.000 Koperasi Desa Merah Putih sebagai pusat layanan dan penggerak perekonomian desa. Tetapi dalam kenyataannya banyak masalah yang bermunculan, seperti lokasi yang dipaksakan, mekanisme yang tidak jelas, realisasi proyek yang menyimpang, hingga pelatihan calon manager Koperasi Desa Merah Putih secara militer yang menewaskan 5 orang calon. ( kompas.com , 05/07/2026) ‎ ‎Jika kita cermati, sebenarnya seberapa penting program Koperasi Desa Merah Putih ini hingga bangunannya dapat berdiri dalam waktu yang sangat singkat, megah lengkap dengan papan nama, didesain seragam, serta target penyelesaiannya selalu dipantau di setiap tahapannya. Bangunan dikebut supaya segera beres dan cepat beroperasi. ‎ ‎Namun tak jauh dari sana, ada sekolah yang atapnya...

Ekonomi Tumbuh di Atas Kertas, Hidup Terhimpit di Realitas

Gambar
  OPINI Oleh Elfia Prihastuti, S.Pd.   Praktisi Pendidikan MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- Sebuah infografis menarik dari otoritas statistik yang memamerkan angka pertumbuhan ekonomi meyakinkan disuguhkan kepada publik. Di atas kertas, negara kita sedang bergerak maju, bahkan melompat. Namun, fakta ini berbanding terbalik ketika menyusuri pasar tradisional atau memeriksa saldo rekening kelas pekerja di akhir bulan. Ada jurang pemisah yang makin lebar antara narasi sukses ekonomi makro dengan helaan napas berat rakyat yang kesulitan sekadar untuk menjaga dapurnya tetap mengepul. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen. Banyak kalangan menilai angka ini melampaui ekspektasi dan menjadi laju pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, di tengah euforia statistik tersebut, nada skeptis justru memenuhi ruang percakapan publik. Di media sosial muncul istilah-istilah sindiran terhadap kualitas pertumbuhan ekonomi. _Kompas_, 29/6/2026. Validasi atas skept...

Indonesia Emas 2045 : Misi atau Ilusi

Gambar
OPINI  Oleh Anita Humayroh  Pegiat Literasi dan Pemerhati Sosial MuslimahKaffahMedia.eu.org , OPINI- ndonesia Emas 2045 telah menjadi slogan besar yang digaungkan sebagai cita-cita menuju satu abad kemerdekaan. Gambaran Indonesia sebagai negara maju, berdaya saing global, berpendapatan tinggi, dan memiliki sumber daya manusia unggul terdengar begitu indah. Namun, di balik optimisme itu, muncul pertanyaan yang terus bergema di tengah masyarakat: apakah "Indonesia Emas" benar-benar sedang dipersiapkan, atau justru hanya menjadi ilusi yang perlahan kehilangan makna di hadapan realitas? Generasi muda disebut sebagai penentu keberhasilan Indonesia Emas. Mereka digadang-gadang sebagai bonus demografi yang akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Sayangnya, bonus demografi tidak akan berarti apabila para pemuda justru dihadapkan pada persoalan hidup yang semakin kompleks. Salah satu persoalan yang paling nyata adalah sulitnya memperoleh pekerjaan. Setiap tahun, jutaan lulusan baru me...

Kenaikan Harga BBM dan Urgensi Pengelolaan Energi Menurut Syariat Islam

Gambar
  OPINI Oleh Rati Suharjo Penulis Artikel Islami di Era Digital MuslimahKaffahMedia.eu.org, OPINI- Lagi-lagi pemerintah memberikan kebijakan yang mengecewakan rakyat. Kali ini, harga Pertamax mengalami kenaikan sebesar Rp3.950 per liter, dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Pada saat yang sama, harga Pertamax Green 95 juga naik sebesar Rp4.100 per liter, dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter ( Kompas.com , 26 Juni 2026). PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax (RON 92), yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026, dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara keterjangkauan harga bagi masyarakat dan keberlanjutan pasokan BBM di tingkat nasional. Penyesuaian harga ini merupakan kenaikan pertama untuk Pertamax setelah lonjakan harga minyak dunia yang dipicu oleh konflik Israel-Iran. Sebelumnya, meskipun berbagai jenis BBM nonsubsidi lainnya telah mengalami kenaikan sejak 18 April 2026, harga Pertamax belum disesuaikan hingga akhirnya mengalami...

Muharam, Hijrah dan Harapan Umat

Gambar
OPINI Oleh Windi Permana, S.sos. Aktivis Muslimah  MuslimahKaffahMedia.eu.org, OPINI- 1 Muharam 1448 H telah tiba, menandai lembaran baru dalam kalender Hijriyah. Muharam seharusnya bukan sekadar pergantian tahun Hijriyah. Namun sayang, di tengah gegap gempita perayaan, fakta umat Islam masih jauh dari predikat khairu ummah —sebaik-baik umat yang dilahirkan untuk menyeru kebaikan dan mencegah kemungkaran. Di dalam negeri, kemiskinan struktural masih membelenggu rakyat. Riset Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM mengungkap bahwa banyak masyarakat di pelosok terjebak kemiskinan akibat kebijakan top-down yang mengabaikan akses mereka terhadap lahan dan infrastruktur (Berita PSKK, UGM 08/06/26).  Sementara itu, maraknya judi online (judol) menjadi ancaman serius. Bareskrim Polri bahkan membongkar jaringan internasional dengan 291 tersangka dan nilai deposit mencapai Rp13,9 triliun serta Kementerian Komdigi mencatat 32.535 URL disalahgunakan untuk judi online sepanja...

Bisnis di Balik Seragam: Wajah Buram Kapitalisme Pendidikan

Gambar
OPINI Oleh Tety Kurniawati  (Aktivis Dakwah dan Penggiat Literasi) Muslimahkaffahmedia.eu.org- Di tengah kondisi ekonomi yang menghimpit akibat menurunnya daya beli masyarakat dan inflasi. Para orang tua terpaksa berjuang keras guna memenuhi tingginya beban biaya pendidikan anak, jelang tahun ajaran baru yang tinggal menghitung hari. Mereka harus mempersiapkan biaya pendaftaran, membeli seragam, hingga berbagai perlengkapan sekolah lainnya. Banyak keluarga yang memutuskan mengambil pinjaman demi memastikan anak-anak mereka tetap mendapatkan pendidikan. Kerumitan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) juga masih mendominasi faktor penyebab kecemasan orang tua. Persoalan seperti polemik zonasi terkait ketidaksesuaian domisili, manipulasi data, belum meratanya kualitas pendidikan, hingga terbatasnya kapasitas sekolah negeri. Kerap kali memunculkan dikotomi antara sekolah favorit yang jadi rebutan dan identik dengan siswa unggulan. Sementara di lain sisi ada sekolah non favorit ya...